Apa Itu Estriol?

Estriol adalah salah satu jenis hormon estrogen yang diproduksi oleh tubuh wanita dan meningkat selama masa kehamilan. Hormon ini memiliki peran penting dalam mengatur fungsi organ tubuh, termasuk organ reproduksi, jantung, dan tulang.

Peran Estriol dalam Tubuh Wanita

  • Estriol menggantikan kekurangan hormon estrogen pada wanita menopause.
  • Estriol digunakan dalam pengobatan kemandulan atau infertilitas akibat gangguan pada serviks.
  • Estriol tersedia dalam bentuk tablet dan krim, dengan merek dagang Ovestin.

Apa Itu Estriol?

  • Golongan: Obat resep
  • Kategori: Terapi penggantian hormon
  • Manfaat: Terapi pengganti hormon pada wanita menopause, menangani infertilitas akibat adanya gangguan pada serviks, dan mengobati vaginitis atrofi pada wanita menopause
  • Digunakan oleh: Dewasa

Peringatan Sebelum Menggunakan Estriol

Sebelum menggunakan estriol, perhatikan hal-hal berikut:

  • Jangan gunakan estriol jika Anda alergi terhadapnya.
  • Konsultasikan dengan dokter jika Anda hamil, berencana untuk hamil, atau sedang menyusui.
  • Tidak boleh digunakan oleh pasien dengan sejumlah kondisi medis tertentu, seperti tumor yang berkaitan dengan hormon estrogen, serangan jantung, gagal hati, dan lainnya.
  • Beri tahu dokter jika sedang mengonsumsi obat-obatan lain atau memiliki riwayat medis tertentu.

Dosis dan Aturan Pakai Estriol

Dosis estriol yang diresepkan dokter tergantung pada kondisi yang ingin ditangani:

Bentuk obat: Tablet

  • Terapi penggantian hormon pada menopause: 0,5–3 mg per hari selama 1 bulan, lalu 0,5–1 mg per hari.
  • Infertilitas akibat adanya gangguan pada serviks: 0,25–1 mg per hari dimulai pada hari ke-6 hingga ke-15 di siklus menstruasi.

Bentuk obat: Krim

  • Vaginitis atrofi pada wanita menopause: Oleskan krim 0,01% atau 0,1% sekali sehari, kemudian kurangi dosis menjadi 2 kali seminggu.

Cara Menggunakan Estriol dengan Benar

  • Ikuti anjuran dokter dan baca informasi pada label kemasan obat sebelum menggunakan estriol.
  • Jangan mengubah dosis tanpa berkonsultasi dengan dokter.
  • Estriol tablet dapat dikonsumsi sebelum atau sesudah makan dengan air putih.
  • Estriol krim digunakan dengan aplikator yang disediakan, masukkan ke dalam vagina.

Interaksi Estriol dengan Obat Lain

Estriol dapat berinteraksi dengan beberapa obat lain, termasuk obat antikejang, obat infeksi jamur atau bakteri, obat herbal, dan lainnya. Konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan estriol bersama obat lain.

Efek Samping dan Bahaya Estriol

  • Efek samping yang mungkin timbul setelah menggunakan estriol antara lain sakit kepala, mual, gejala flu, dan lainnya.
  • Segera konsultasikan dengan dokter jika mengalami efek samping yang serius atau reaksi alergi setelah menggunakan estriol.

Estriol adalah salah satu pilihan terapi untuk mengatasi masalah hormonal pada wanita. Namun, konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan obat ini untuk memastikan kesesuaian dengan kondisi Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *